Darryl Palmer dan Dishon Lowery Bisa Tutup Kelemahan Dewa United


Dec 21, 2021

Dewa United Surabaya punya pilihan yang bijaksana di IBL Draft 2021 lalu. Mereka memilih dua pemain asing yang sama-sama berposisi sebagai center. Bukan hanya menguntungkan bagi tim ini, namun itulah yang menjadi kelemahan Dewa United. 

Selalu ketika membicarakan Dewa United, tidak bisa dilepaskan dari Louvre Surabaya di tahun 2020 lalu. Mereka punya paint area yang kuat dengan Savon Goodman dan Galank Gunawan. Tapi setelah keduanya tidak ada, paint area Dewa United melemah. Meski di musim 2021, kelemahan tersebut ditutup oleh Jamarr Andre Johnson. Tapi sangat berat bila Jamarr harus beroperasi di kedua ujung lantai (offense dan defense).

Oleh karena itu, pilihan yang tepat bila tim Dewa United memanfaatkan jasa pemain asing yang berposisi sebagai center. Keduanya bisa bergantian menopang paint area Dewa United di pertandingan. Sementara di depan, mereka sudah punya smallman yang mumpuni, termasuk Xaverius Prawiro yang bakal turun gunung lagi.

Pilihan Dewa United adalah Darryl James Palmer dan Dishon Lowery. Pada musim 2016-17, Palmer bermain untuk Rakvere Tarvas di Estonia EMKL. Setelah itu dia bergeser ke Turki (TBL) untuk membela Final Spor Bursa. Sementara itu, di musim 2017-18, Palmer tampil di British Basketball bersama tim Surrey Scorchers. Dalam 13 pertandingan dia mencetak rata-rata 6,5 PPG, 4,3 RPG, dan 1,0 APG. Mencetak double digit points empat kali dalam 13 laga tersebut. 

Sementara Dishon Lowery adalah pemain muda berusia 23 tahun yang baru lulus dari Oklahoma Baptist University. Pemain yang berposisi sebagai center tersebut membela tim Oklahoma Baptist Bisons di NCAA Divisi 1 dan Divisi 2. Lowey bermain 61 pertandingan di Divisi 2 dengan catatan rata-rata 10,2 PPG dan 7,7 RPG. Kemudian di Divisi 1 dia tampil 38 pertandingan dengan catatan rata-rata 1,5 PPG dan 1,7 RPG. Meski tampil bagus, Lowery tidak masuk dalam Draft NBA 2020. 

Menariknya, Dewa United punya Herman Wewe dan masih diperkuat Lutfianes Gunawan. Dengan kata lain, saat Jamarr Andre Johnson diturunkan, maka kedua center lokal ini yang bakal bertugas mengawal paint area. Dewa United bakal punya banyak opsi dengan roster yang ada sekarang. Oleh sebab itu, wajar kalau mereka ingin kembali ke semifinal seperti tahun lalu. Bahkan kini mereka layak membidik gelar juara liga. (*)