Dewa United Banten menjamu Pacific Caesar Surabaya dalam lanjutan pekan ketiga IBL GoPay 2025, pada Jumat malam (23/1). Dewa United membangun keunggulan sejak awal, tapi ada AJ Bramah yang memang sulit untuk dihentikan. Bramah mencetak 21 poin di babak pertama, untuk terus membuntuti Dewa United. Tuan rumah memimpin dengan margin lima angka di first half (55-46).
Bramah memimpin serangan Pacific. Memasukkan tujuh tembakan dari 10 percobaan, termasuk satu three point. Free throw-nya juga sempurna (6/6), serta mengirimkan enam assist. Sayangnya produktifitas Bramah tidak diimbangi dengan pertahanan yang kuat dari tim asuhan Andika Supriadi Saputra tersebut. Mereka melakukan 12 kali turnovers, yang dikonversi Dewa United menjadi 13 poin.
Tuan rumah sejak awal sudah menampilkan permainan yang luar biasa. Dipimpin oleh Joshua Ibarra dengan 16 poin dan Arki Dikania Wisnu yang menyumbang 11 poin di babak pertama. Sementara meski belum berkontribusi banyak di sisi poin, namun Donell Cooper II bermain bagus dengan mencetak lima assist, dua steal, dan satu block.
Dewa United lebih perkasa di paint area dengan memasukkan 32 poin, dan ketika mereka menurunkan semua pemain lokalnya, Dewa United justru mampu mencetak keunggulan sembilan poin, yang menjadi margin terlebar di babak pertama. Fast break points Dewa United mencapai 15 poin, dengan sumbangan dan bench 14 poin. Dewa United hanya membutuhkan konsistensi agar mereka bisa memenangkan empat pertandingan berturut-turut dari lima pertandingan.
"Mental eksekusi yang harus kami perbaiki, terutama di kuarter ketiga. Masalah lain tentu saja defense, di mana one-on-one dan rebound akan menjadi faktor penting. Apalagi Dewa United akan bermain cepat di awal kuarter ketiga. Ini yang harus tetap kami waspadai," ungkap head coach Pacific, Andika Supriadi Saputra. (*)
0 Comments