Xaverius Prawiro

Pelita Jaya EMP punya shooter anyar, muka baru tapi lama, Xaverius Prawiro. Mantan andalan Aspac ini bakal masuk dalam roster PJE menghadapi musim kompetisi IBL Pertalite 2018.

“Saya bergabung dengan PJ karena kehendak Tuhan. Semuanya tidak direncanakan,” kata Xaverius, Rabu (12/7). “Semula tak ada niat saya untuk kembali bermain setelah dua tahun pensiun dari bola basket profesional,” kata Ius, sapaan karibnya. “Sebenarnya, jika saya ingin bermain lagi pasti saya akan menghubungi Aspac,” katanya.

Semua berawal ketika Ius dihubungi Direktur Operasional Pelita Jaya, Fictor Gideon Roring. “Kebetulan saat Kejurnas di Yogya lalu saya memegang tim Banten KU 14 putra, dimana salah satu pemainnya adalah putra Coach Ito,” tutur Ius.

Awalnya, Ius tak menanggapi serius, namun ketika bertemu dan Ito membeberkan visi dan misinya untuk PJ, Ius jadi tertarik. “Coach Ito berhasil mengubah pendirian saya. Visi kami sejalan dalam membentuk tim juara,” katanya. Ius kemudian meminta ijin pada pemilik Aspac, klub yang dibelanya sejak tahun 2002 hingga 2015. “Pak Irawan juga kaget. Dia bilang kenapa tidak kembali ke Aspac jika ingin bermain di IBL? Saya hanya bilang mungkin kehendak Tuhan dan tidak direncanakan,” katanya. Bersama Aspac, Ius merebut tiga kali gelar juara nasional pada tahun 2005, 2013 dan 2014.

Sebelumnya, Ius pernah menolak panggilan Ito untuk bergabung dengan tim nasional SEA Games 2015. “Bukan apa-apa, saat itu saya sudah memesan tiket dan mempersiapkan bulan madu,” katanya sambil tertawa. Di tahun tersebut, Ius menikah dengan kekasihnya, Jessica. Mereka kini sudah dikaruniai seorang putra berusia 16 bulan, Tom Nikolai Prawiro.

Hadirnya pemain asing di kompetisi IBL Pertalite diakuinya menjadi salah satu pendorong minatnya untuk kembali. “Saya ingin merasakan bersaing dengan pemain asing dalam sebuah kompetisi. Saya pernah berhadapan dengan pemain asing tetapi tidak dalam sebuah kompetisi resmi,” tuturnya.

Ius mulai berlatih bersama PJ sejak bulan Juni lalu. “Beruntung latihan-latihan awal saat itu masih di gym,” kenangnya. Memasuki bulan Juli barulah PJ berlatih di lapangan. “Awalnya saya masih merasa tertinggal, terutama dalam soal kecepatan,” akunya. Ius akan terus berusaha keras memberikan yang terbaik bagi timnya. “Saya pun ingin membawa PJ menjadi juara. Doakan saja,” katanya.

Rasanya tak sabar kita menunggu penampilan Xaverius Prawiro di ajang IBL Pertalite.

Related

Pensiun bermain , Faisal Masuk Jajaran Staf Pelatih

Faisal J. Ahmad memutuskan pensiun sebagai pemain, namun dia tidak meninggalkan Pelita Jaya EMP Jakarta
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge