Timnas 3X3 Kalah dari Belanda dan Korsel

Tim Nasional putra 3X3 Indonesia gagal memetik kemenangan pada dua laga terakhir mereka di Piala Dunia FIBA 3X3 di Nantes Prancis. Indonesia kalah 13-20 dari Belanda dan takluk 7-12 dari Korea Selatan, Senin (19/6).

Bergabung di pul D, Indonesia hanya memetik satu kali kemenangan atas Selandia Baru, sementara satu kekalahan lagi diderita dari Amerika Serikat saat hari pertama kejuaraan, Sabtu (17/6). Hasil ini membuyarkan harapan Indonesia menuju babak delapan besar.

Timnas 3X3 Indonesia diperkuat Fandi Andika Ramadhani, Vinton Nollan Surawi, Rivaldo Pangesthio dan Kevin Moses Poetiray. “Banyak pelajaran kita dapatkan di sini,” kata manajer tim, Anthony Gunawan.

Kekalahan dari Korea Selatan sedikit di luar dugaan. “Sebenarnya kita punya kesempatan menang, tetapi enam kesempatan open shot tidak mampu dieksekusi dengan baik,” kata Anthony. Game plan sebenarnya sudah dijalankan dengan baik, sayang penyelesaian akhir tidak berjalan sesuai harapan.

Sedangkan kekalahan dari Belanda diakuinya sebagai hal wajar. “Tim Belanda sudah bersama sejak tiga tahun lalu. Postur mereka pun jauh lebih besar dibanding pemain-pemain kita,” katanya.

“Kita harus bersiap lebih serius lagi menghadapi Asian Games 2018 di Tanah Air sendiri. Saat ini kami sudah memiliki daftar sepuluh pemain untuk persiapan AG, dua diantaranya adalah Rivaldo dan Kevin,” jelasnya. Bola basket 3X3 di Asian Games tahun depan memang diperuntukan bagi para pemain berusia di bawah 23 tahun.

Related

IBL Hukum Pemain Terlibat Match Fixing Seumur Hidup

Manajemen IBL menghukum sembilan orang yang melakukan pengaturan hasil pertandingan musim IBL Pertalite 2017 lalu dengan hukuman larangan bermain di IBL seumur hidup.
[more]

Wendha Wijaya Gabung NSH

Sosok Wendha dianggap cocok mengemban tugas tersebut selain diharapkan mampu membantu mengangkat performa pemain pemain muda NSH
[more]

Jelang IBL, Bima Perkasa Jogja Siapkan Tim Terbaik

Terpuruk di Piala Perbasi 2017. Bima Perkasa melakukan evaluasi besar-besaran . "Kekalahan dari Satya Wacana membuat kami terlecut dan melakukan evaluasi total," kata pelatih Bima Perkasa, Raoul Miguel Hadinoto.
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge