Satya Wacana Salatiga Mulai Persiapan Pertahankan Prestasi

Pasca libur Hari Raya Lebaran, para tim peserta Indonesian Basketball League (IBL) kembali menjalani latihan. Satya Wacana Salatiga misalnya. Pasukan Efri Meldi itu sudah mulai berlatih guna menyongsong kompetisi IBL musim depan. Dalam latihan awal ini, Coach Meldi lebih memfokuskan kepada hal-hal yang bersifat fundamental, serta pemulihan fisik para pemain. Semua pemain pun sudah ikut bergabung pada sesi latihan yang berlangsung di markas mereka, Putra Abadi Sport Center, Salatiga.

 

“Saat ini belum ada kabar mengenai jadwal liga musim depan. Sebab itu saya ingin fokus ke basic dulu,” ujar Meldi.

 

Sebagai tim penghasil para pemain potensial, para pemain Satya Wacana tidak luput dari bidikan tim-tim besar. Coach Meldi pun tak menampik kabar bahwa saat ini beberapa pemainnya tengah didekati oleh tim-tim lain.

 

“Memang saat ini beberapa tim sedang berusaha mengambil pemain kami. Namun, sampai sekarang belum ada yang deal,” tutur Meldi.

 

“Saya dan manajemen berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan mereka. Dan sekarang keputusannya kami serahkan kepada pemain,” tambah pelatih kelahiran 10 April 1983 itu.

 

Firman Dwi Nugroho dan Respati Ragil Pamungkas menjadi pemain pemain yang paling banyak diminati oleh tim lain. Firman yang berposisi sebagai center, merupakan peraih penghargaan Most Improved Players dan Defensive Player Of The Year IBL 2016. Sedangkan Ragil merupakan mesin poin sekaligus kapten tim Satya Wacana.

 

Alih-alih kehilangan pemain, Satya Wacana justru sudah mendapatkan dua pemain baru. Kedua pemain itu berstatus sebagai rookie, yang berasal dari Padang dan Klaten. Mengenai kompetisi IBL musim depan, Satya Wacana sudah menyatakan komitmen mereka. “Kami siap bersaing dan tidak mau kalah dengan tim lainnya,” ucap Meldi.

 

Pada IBL musim 2016 lalu, Satya Wacana berhasil menorehkan sejarah. Satu-satunya tim dari Jawa Tengah itu berhasil menembus babak playoffs untuk pertama kalinya. Langkah mereka akhirnya terhenti di babak pertama playoffs setelah kalah dari sang juara CLS Knights Surabaya. (ivn/IBL)

 Photo: HP/IBL

 

 

Related

Menpora : IBL Harus Diperkuat Jika Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Bol...

Pemerintah dukung penuh indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia basket 2023
[more]

Misteri Mimpi Adhi

Penantian adhi setelah 3 kali final IBL
[more]

Pelita Jaya EMP sang Jawara

Strategi Baru Bawa Pelita Jaya Jadi Juara IBL Pertalite 2017
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge