Satria Muda Terlalu tangguh bagi Garuda, CLS kembalikan momentum kemenangan

Satria Muda Pertamina mengakhiri babak reguler IBL Pertalite 2017 dengan kemenangan. Mereka menundukkan Bank BJB Garuda Bandung 68-62 pada seri kedelapan di C’Tra Arena Bandung, Minggu (19/3).

“Kami finis dengan bagus. Usaha anak-anak di babak reguler luar biasa. Sekarang kami menatap playoffs,” kata pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh.

Tyreek Jewell mencatat double-double dengan 17 poin dan 13 rebound. Muhammad Rizal Falconi mencetak 16 angka bagi Satria Muda, angka terbanyak Falconi sepanjang musim ini. “Saya memang fokus mengembalikan kemampuan Falconi setelah dia absen beberapa seri karena sakit,” kata Youbel.

“Saya masih harus menambah kekuatan serta lebih baik dalam mencari posisi,” kata Falconi, mantan pemain Garuda yang baru musim ini bergabung dengan Satria Muda.

Diftha Pratama menjadi pencetak angka terbanyak bagi Garuda dengan raihan 18 poin. Di babak pertama, Diftha hanya mencetak 6 angka. “Inilah gim, terus berusaha mencari dan menemukan feel,” kata Diftha.

Pelatih Garuda, Andre Yuwadi tak terlalu kecewa dengan kekalahan. “Kami tetap ingin menang, namun dalam pertandingan ini saya lebih melihat pada kesiapan semua pemain menghadapi playoffs nanti,” kata Andre.

Andre menyebut dalam gim yang sudah tidak menentukan seperti yang mereka hadapi lawan Satria Muda, tak bisa dijadikan ukuran. “Pasti semua lebih menitik beratkan menyiapkan tim untuk playoffs nanti,” jelas Andre.

Garuda akan mengawali play off divisi putih melawan CLS Knights Surabaya, 31 Maret-3 April nanti di Surabaya. Sementara play off divisi merah antara W88.news Aspac melawan Pacific Caesar Surabaya akan berlangsung di Bandung, 7-10 April


Sementara pada pertandingan lainnya CLS Knights Surabaya memetik kemenangan dalam gim terakhir mereka di babak reguler IBL Pertalite 2017 setelah menundukkan Hangtuah Sumsel 82-65

“Anak-anak berhasil bangkit lagi setelah kalah dari Bima Perkasa Jogja. Kali ini mereka lebih disiplin menjalankan game plan,” kata pelatih CLS, Wahyu Widayat Jati. “Ofense mereka pun lebih sabar,” tutur Wahyu.

Kapten tim CLS, Sandy Febriansyakh juga sependapat dengan sang pelatih. “Alur permainan berjalan lancar sesuai rencana.Kami kembali bermain pada irama sebenarnya,” tutur Sandy.

Mario Wuysang dan Kaleb Ramot Gemilang menjadi pencetak angka terbanyak bagi CLS. Keduanya sama-sama mencetak 13 angka. “Kami sudah membuktikan bisa bangkit dan bermain lebih baik. Sekarang siap berlaga di babak playoffs,” ujar Mario.

Wahyu juga gembira dengan permainan pemain impornya, Aston Smith. “Dia bermain seperti kami harapkan. Aston cepat mengenal karakter permainan rekan-rekannya dan memiliki visi bermain bagus,” puji Cacing, sapaan karib Wahyu. Satu pemain lagi, Duke Crews belum bisa dimainkan karena sakit.

Sementara itu, Hangtuah tak risau dengan kekalahan pada gim terakhirnya. “Gim terakhir ini kami banyak memberi kesempatan pada pemain pemain muda untuk mendapatkan jam terbang,” kata Direktur Teknik Hangtuah, Ferri Jufry.

Kegagalan masuk ke babak playoffs tak lagi disesali. “Persiapan kami menghadapi kompetisi memang mepet. Hanya sekitar dua minggu sebelum liga bergulir,” katanya. Selain itu, Hangtuah juga sedikit mengalami kendala dengan pemain asing sehingga terpaksa memulangkan Andre Smith.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh menghadapi musim kompetisi berikut,” kata Ferri.

Related

Timnas putra basket mulai berlatih di Lithuania

Sepulang dari Lithuania, Wahyu akan menentukan 12 pemain yang akan dibawa ke SEA Games Malaysia nanti.
[more]

Timnas putra basket mulai berlatih di Lithuania

Sepulang dari Lithuania, Wahyu akan menentukan 12 pemain yang akan dibawa ke SEA Games Malaysia nanti.
[more]

Timnas putra basket mulai berlatih di Lithuania

Sepulang dari Lithuania, Wahyu akan menentukan 12 pemain yang akan dibawa ke SEA Games Malaysia nanti.
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge