PERFORMA TURUN DI PARUH KEDUA, PACIFIC CAESAR GAGAL HADANG NSH

Pacific Caesar Surabaya kembali harus menelan kekalahan setelah gagal membendung gempuran NSH Jakarta pada laga lanjutan gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2016 Seri 6. NSH keluar sebagai pemenang, dengan skor akhir 64-54 pada pertandingan yang digelar di GOR Kertajaya Surabaya, Minggu (24/04/2016).
 
R. Azzaryan Pradhitya menjadi pahlawan bagi NSH Jakarta pada pertandingan hari ini dengan torehan 15 points, disusul Juliano Gandhi dengan 14 points dan Budi Margono dengan 10 points.  Sementara Yerikho Tuasela menjadi pengumpul angka paling banyak di kubu Pacific setelah berhasil mengemas 12 points.
 
Pacific langsung tancap gas sejak tip off berbunyi. Mereka sempat memimpin perolehan angka 11-3 . Poin beruntun yang diciptakan R. Azzaryan Pradhitya, menjadi momentum kebangkitan performa NSH Jakarta usai tertinggal delapan angka. NSH berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kuarter pertama dengan skor 18-16 untuk keunggulannya.
 
Memasuki kuarter kedua pertandingan berlangsung semakin ketat. Meski kedua tim sudah tidak berpeluangan masuk ke babak play offs namun keduanya tetap tampil ngotot. Ketatnya pertandingan di kuarter ini terlihat dari perubahan kepemimpinan angka kedua tim yang mencapai empat kali. Tampil lebih tajam di paint area lawan mengantar NSH menutup kuarter kedua dengan keunggulan tipis 29-28.
 
Usai jeda half time, penggemar basket di kota Pahlawan kembali disuguhkan pertarungan yang menarik. Pacific sempat menempel ketat perolehan angka NSH di menit awal kuarter ketiga. Namun  para pemain bench dari NSH memberi kontribusi besar bagi timnya di kuarter ini dengan sumbangan 14 points. NSH pun memperlebar margin keunggulan dan menutup kuarter ketiga dengan skor 47-36
 
Meski tertinggal, Pacific masih terus memberikan perlawanan. Kali ini giliran pemain bench dari Pacific yang unjuk gigi. Akurasi tembakan dari Pacific juga membaik, hanya saja para pemain mereka masih kerap melakukan turnover. Perolehan angka kedua tim di kuarter ini juga hanya berbeda tipis.  Pacific sedikit lebih unggul dengan raihan 18 poin, sedangkan NSH dengan 17 poin. Meskipun demikian, Pacific masih belum mampu membalikkan keadaan. NSH mengakhiri pertandingan dengan skor kemenangan 64-54.
 
Dari pertandingan tersebut, NSH paling banyak mendapatkan poin dari turnover lawan. Sementara bila ditilik dari statistik, NSH unggul dari semua sisi kecuali dari jumlah rebounds.
 
“Pertandingan hari ini berjalan sesuai harapan. Anak-anak bermain bagus. Saya terus menekankan kepada mereka untuk fokus pada defense terlebih dahulu,” ujar head coach NSH Jakarta, Mayckel S. D. Ferdinandus.
 
“Meskipun sudah tidak peluang untuk bermain di playoffs, tapi saya terus memacu anak-anak untuk tetap berjuang dalam meraih kemenangan di setiap game agar dapat menaikkan peringkat tim di papan klasemen,” imbuh head coach NSH Jakarta tersebut.
 
“Sebenarnya kami memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan tadi. Namun fisik dari para pemain sudah mulai kedodoran, terutama di dua kuarter akhir,” ungkap assistant coach Pacific, Hari Suharsono.
 
Satria Muda Pertamina Jakarta akan menjadi lawan NSH Jakarta pada pertandingan berikutnya, yang berlangsung esok hari, Senin (25/04/2016). Sedangkan Pacific juga akan bertemu lawan yang sama (Satria Muda), hari Selasa (26/04/2016) mendatang. (erl/IBL)
 
Photo: HP/IBL

Related

NSH Mencari Pelatih Baru

Ditinggal coach Inyo ,NSH jakarta mencari pelatih baru.
[more]

Pacific Ditinggal Reiner

Pacific belum memilih pemain-pemain baru untuk bergabung dalam skuat mereka musim depan
[more]

Tim Putra 3X3 Siap Berlaga pada Perempatfinal ISG 2017 di Baku

Tim nasional putra dan putri 3X3 Indonesia siap berlaga pada babak perempat final Islamic Solidarity Games (ISG) di Baku
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge