Pelita Jaya Maju ke Final

Pelita Jaya melangkah ke final IBL Pertalite 2017/2018 setelah menundukkan Stapac 77-76 lewat pertarungan ketat yang harus diselesaikan dengan perpanjangan waktu pada gim ketiga semi final di C'Tra Arena Bandung, Minggu (8/4).

Stapac unggul 19-15 di kuarter pertama dan berlanjut pada kuarter kedua 35-29. PJ terus berusaha mengejar dan menipiskan ketertinggalan pada kuarter ketiga. Stapac hanya unggul satu angka 46-45.

PJ terus mengejar bahkan sempat unggul di menit terakhir laga 65-62. Namun three point play big man Stapac menyamakan kedudukan 65-65. Hal itu ditambah dengan fouled outnya big man PJ, CJ Giles, 45 detik sebelum gim berakhir.

PJ kembali lewat free throw Wayne Bradford 67-65. Kore kemudian juga mendapat lemparan bebas, namun karena lensa kontaknya terlepas tugas melempar digantikan ke Isman Thoyib yang dengan tenang melesakkan dua tembakan 67-67. Posesi serangan terakhir PJ bisa diredam setelah Fandi Andika Ramadhani mencuri bola dari Bradford. Overtime pun harus dilakukan.

Memasuki overtime dua tembakan Bradford membawa PJ memimpin 71-67. Dominique Williams menjawa lewat tembakan tiga angka, 71-70.

Bradford membuat technical foul yang membuat Stapac memperoleh tembakan bebas. Ramadhani pun menyamakan kedudukan 71-71.

Stapac berbalkk unggul lewat angka dari Dom, 73-71. PJ kembali menyamakan kedudukan lewat tembakan Ponsianus Nyoman Indrawan, 73-73. PJ kembali unggul 75-73 setelah Ponsianus sukses mengeksekusi dua lemparan bebas 75-73, tapi tembakan tiga angka membuat Stapac unggul 76-75. Ketika gim tersisa 01:27 detik, Xaverius Prawiro mendapatkan free throw setelah Dom Williams melakulan foul ketika Xaverius melakukan tembakan tiga angka.

Xaverius menunjukkan ketenangan. Melesakkan dua dari tiga tembakan, memastikan kemenangan PJ sang juara bertahan, 77-76.

"Anak anak bermain luar biasa. Tetap solid sebagai tim walau big man kami CJ Giles dan Adhi Pratama harus fouled out," kata pelatih PJ, Johannis Winar.

"Sepanjang gim memang ada naik turun, tetapi anak-anak tetap berada pada levelnya," kata Ahang, sapaan Winar.

"Kami sudah berlatih menghadapi saat krusial seperti tadi selama lima minggu ini. Akhirnya momen seperti tadi terjadi," kata Ahang.

Bradford mencetak 19 angka dan 11 rebound. Giles mengemas 17 angka dan 29 rebound. Dua pemain lokal senior mencetak angka dua digit bagi PJ, Xaverius menyumbang 15 angka dan Amin Prihantono menambah 13 angka.

"Inilah kekuatan tim kami. Tetap solid meski agak pincang kehilangan pemain andalan," kata Amin. "Di awal saya mungkin terlalu semangat jadinya malah foul. Namun kemudian berhasil menemukan ritme," katanya.

Kubu Stapac kecewa. "Gim ketat kami bahkan selalh unggul, namun PJ menemukan momentum di kuarter empat," kata asisten pelatih AF Rinaldo.

Inal, sapaannya, menyebut timnya sudah bermain on the track. "Hanya memang ada beberapa momentum yang gagal menghasilkan angka," katanya.

Di final PJ akan menghadapi lawan sama di musim lalu, Satria Muda Pertamina. Babak final akan berlangsung 19, 21 dan 22 April.

<iframe frameborder="0" width="100%" height="220px" src=" http://www.fiba.basketball/lsheader/index.html#208014 " scrolling="no" border="0" ></iframe>

Related

Prastawa Tak Lagi Bersama Stapac jakarta Musim Depan

Yang lain masih dalam tahap negosiasi. Kami masih memerlukan Rizky, Widyantaputra dan Kristian Liem. Untuk Rama, dia akan memutuskan setelah menunaikan tugas sebagai pelatih timnas 3X3 putra di Asian Games 2018.
[more]

Indonesia Gagal Taklukkan Thailand

Kuarter pertama Indonesia mampu mengimbangi walau akhirnya tertinggal 23-26. Namun, pada kuarter kedua tim tuan rumah melejit meninggalkan Arki Dikania Wisnu, 60-44.
[more]

Indonesia raih dua kemenangan dalam SEABA Qualifier FIBA Asia Championship 2018

Dua tim terbaik dalam turnamen berformat round-robin ini akan mewakili Asia Tenggara di “Road to Final 8” (East Asia) of FIBA Asia Champions Cup 2018.
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge