Kegigihan Hangtuah Belum Cukup Hadang Pelita Jaya ‎ke Semifinal

Duel antara Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta menghadapi Hangtuah Sumsel menjadi penanda dimulainya babak playoffs Indonesian Basketball League (IBL) 2016. Pada pertandingan yang berlangsung di Britama Arena – Mahaka Square, Minggu (15/05/2016) itu, Pelita Jaya akhirnya berhasil menyabet kemenangan dengan skor 57-51.
 
Kemenangan ini membuat Pelita Jaya lolos otomatis ke babak semifinal. Mendapat keuntungan dari sistem twice to beat, Pelita Jaya hanya perlu menang di game pertama untuk lolos ke empat besar.
 
Tampil pada partai pembuka membuat kedua tim masih saling meraba permainan lawan di awal kuarter pertama. Tapi, hal tersebut tak berlangsung lama. Pelita Jaya mulai menunjukkan kekuatannya. Kendati tak diperkuat oleh center andalan, Adhi Pratama, kekuatan bigman tim asal Jakarta masih sulit dibendung. Selain itu, skema fastbreak yang diterapkan oleh pasukan Benjamin Alvarezsipin III itu  juga banyak menghasilkan angka. Pelita Jaya pun mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan 18-11.
 
Tekanan Pelita Jaya agak menurun di kuarter kedua. Hangtuah pun berhasil memanfaatkannya untuk menipiskan ketinggalan menjadi 20-22. Akan tetapi, tim kebanggaan Sumatera Selatan itu tak berhasil mempertahankan momentum hingga akhir. Keunggulan Pelita Jaya bertambah menjadi 28-22 di akhir kuarter kedua.
 
Di kuarter ketiga, Pelita Jaya bermain semakin agresif. Hal itu memaksa para pemain Hangtuah banyak melakukan pelanggaran, yang berujung pada hukuman free throw. Power forward Pelita Jaya, Ponsianus Nyoman Indrawan tampil produktif di kuarter ini dengan koleksi sembilan poin. Di sisi lain, skuad polesan Coach Paul Mario mengalami kesulitan dalam mengembangkan permainan. Pelita Jaya melebarkan keunggulan 45-33 saat buzzer berbunyi.
 
Meski tertinggal cukup jauh, Hangtuah tak serta merta menyerah begitu saja. Dipimpin duet Ekayana dan Fadlan, Hangtuah berhasil bangkit, dan mendekat di kedudukan 46-50. Namun, usaha anak-anak Sumsel belum cukup berhasil. Pelita Jaya tetap keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 57-51.
 
Ponsianus Nyoman Indrawan tampil sebagai top performer bagi Pelita Jaya dengan torehan 22 poin, delapan rebounds, tiga assists, satu block, dan tiga steals. Shooting guard Pelita Jaya, Dimas Aryo Dewanto turut menyumbangkan 15 poin untuk timnya. Sementara, Andrie Ekayana menjadi yang terbaik di Hangtuah dengan 13 poin.
 
“Tentu sangat senang bisa meraih kemenangan di sistem twice to beat ini karena sudah cukup bagi kami untuk lolos ke semifinal. Saya memberikan kredit kepada lawan yang bermain bagus. Pertandingan ini merupakan gambaran playoffs yang sesungguhnya. Anak-anak juga bermain dengan bagus, tapi tetap ada evaluasi, seperti di sisi offensive rebound dan free throw,” ungkap Benjamin Alvarezsipin III, Head Coach Pelita Jaya. 
 
“Adhi sebenarnya sudah pulih dari cedera engkel, tapi saya tidak ingin terlalu memaksanya untuk turun bermain,” tambah pelatih yang akrab dengan sapaan Coach Benji itu.
 
“Ini bukan game yang mudah bagi kami. Meski di kuarter pertama kami bisa bermain dengan nyaman, tapi selanjutnya Hangtuah mampu memberi kami pressure yang lebih. Beruntung, kami bisa tetap fokus hingga akhir laga,” ungkap top performer Pelita Jaya, Ponsianus Nyoman Indrawan.
 
“Di kuarter pertama dan kedua kami banyak kecolongan di fastbreak. Di kuarter selanjutnya, anak-anak bisa bermain lebih baik. Ketika berhasil mendekatkan skor, defense kami sebenarnya sudah agresif, sayangnya offense belum optimal. Lawan unggul dari segi pengalaman, serta memiliki defense yang lebih dalam. Meski harus terhenti di sini, saya mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah tampil baik sepanjang musim IBL 2016,” ujar pelatih Hangtuah, Paul Mario Sanggor.
 
“Kami sudah berusaha dengan maksimal, namun Tuhan memang belum memberi kami kemenangan. Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran pelatih dan manajemen yang sudah membentuk tim ini laiknya keluarga. Terima kasih juga kepada media yang sudah banyak memberitakan hal positif tentang tim kami,” kata point guard Hangtuah, Richardo Orlando Uneputty.
 
Di babak semifinal, Pelita Jaya akan bertemu pemenang partai M88 Aspac Jakarta melawan Stadium Happy 8 Jakarta. Babak semifinal akan dimulai pada tanggal 21 Mei 2016. (ivn/IBL)
 
Photo: HP/IBL

Related

Jelang liga IBL 2018 , Hangtuah Mulai persiapkan tim

Hangtuah Sumsel baru mulai bersiap menghadapi IBL Pertalite musim depan pada akhir Juli nanti.
[more]

Ingin berkarier di dunia kerja, Toni putuskan pensiun dari dunia basket

Toni Sugiharto mengungkapkan alasan pensiun adalah karena ingin cepat berkarier di dunia kerja.
[more]

Ini Alasan Koming Mundur dari Timnas

Masuk Tim Nasional membutuhkan konsentrasi dan fokus penuh
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge