De'Angelo Hamilton: Pemimpin Baru Satya Wacana

Satya Wacana Salatiga berharap pilihan pertama mereka De'Angelo Hamilton mampu menjadi pemimpin baru bagi pasukan muda mereka. “Kami memang memilih DeAngelo pada draft pertama karena kebutuhan Satya Wacana akan seorang big man. Selain itu kami berharap dia bisa menjadi leader tim,” kata pelatih Satya Wacana Salatiga, Efrie Meldi.

Berusia 27 tahun dengan tinggi badan 203 cm dan berat 120 kg, Hamilton memiliki postur ideal sebagai center. Dia pernah bermain di liga Jepang, Korea Selatan dan Vietnam. Di Vietnam, bersama tim CTC, Hamilton dikenal dengan sebutan Blocking Machine. Ini seperti sesuai dengan tugas menggantikan posisi Nate Maxey, center Satya Wacana musim lalu yang juga dikenal sebagai raja blok.

Hamilton bahkan terpilih sebagai Most Valuable Player VBA, liga bola basket Vietnam 2017. Kuliah di Washington State University, Hamilton sempat bermaiin bersama Klay Thompson yang kini berjaya bersama Golden State Warriors di NBA.

Hamilton akan memiliki tandem point guard andal, Madarious Gibbs. Alumnus Texas Southern ini dua kali membawa almamaternya menjadi juara South Western Athletic Conference 2014 dan 2015. Bahkan dia terpilih sebagai pemain terbaik (Player of The Year) SWAC musim 2015.

Dengan dua pemain asing berteknik tinggi, Satya Wacana akan menjadi kekuatan menakutkan. Apalagi, jika pasukan lokal mereka mampu memberi kontribusi dan dukungan untuk kedua bintang impor mereka.

Related

Satya Wacana Pastikan Kekuatan Sebelum Libur Lebaran

Dua pemain sudah menyatakan pensiun yakni Yurifan Hosen dan Prio Dwi Handoko. “Mereka masih membantu kami dalam latihan hingga kontrak mereka habis bulan Juni nanti,” papar Zaki.
[more]

Gim Terbaik Nuke Saputra, Pacific Taklukkan Satya Wacana 88 -82

"Gim terbaik saya sepanjang musim ini. Permainan tim kurang maksimal. Kurang fokus saat defense," kata Nuke, kapten tim Pacific.
[more]

Stapac Anggap Seri Delapan di Malang sebagai Persiapan Playoffs

"Satya Wacana bermain bagus. Kami kerepotan saat mereka melakukan full press court yang dua gim melawan kami sebelumnya tak pernah dilakukan," kata asisten pelatih Stapac, Antonius Ferry Rinaldo.
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge