CLS Kukuhkan Diri Sebagai Juara Musim Regular IBL 2016

CLS Knights Surabaya masih tampil perkasa di seri VI Indonesian Basketball League (IBL) 2016. Kali ini, giliran tim sekota, Pacific Caesar Surabaya, yang menjadi korban keganasan mereka, usai dikalahkan dengan skor telak 116-45.
 
Kemenangan ini memastikan CLS sebagai juara musim reguler IBL 2016. Total 58 poin yang mereka kumpulkan, sudah tidak mungkin bisa dikejar oleh rival terdekatnya. Tak hanya itu, kemenangan mereka hari ini menjadi rekor skor terbesar IBL musim ini.
 
Pada laga yang berlangsung hari Rabu (27/04/2016) di GOR Kertajaya Surabaya tersebut Katon Adjie Baskoro tampil sebagai top scorer CLS dengan torehan 20 poin. Selain Katon, terdapat enam pemain CLS lainnya yang juga mencetak double digit point. Untuk torehan double-double, berhasil dibukukan oleh Jamarr Andre Johnson (10 poin dan 10 rebounds), dan Kaleb Ramot Gemilang (12 poin dan 13 rebounds). Di Pacific, empat pemainnya memimpin daftar perolehan skor dengan raihan tujuh poin. 
 
Aroma kemenangan besar CLS sudah tercium sejak kuarter pertama. Kendati tak diperkuat oleh Mario Wuysang dan Isman Thoyib, kekuatan CLS masih sulit ditandingi. Hal itu turut didukung pula oleh banyaknya turnovers Pacific, serta tekanan yang kurang dari lawan. Sang empunya GOR Kertajaya itu pun unggul telak 35-9 pada akhir kuarter pertama.
 
Dominasi CLS terus berlanjut ke kuarter kedua. Para pemain bench turut tampil bersinar. Di sisi lain, Pacific masih belum mampu meningkatkan ketajamannya. Alhasil, CLS melebarkan keunggulan 59-17 sebelum jeda half time. 
 
Selepas jeda half time, CLS tak mengendurkan tekanannya sama sekali. Ring milik Pacific pun terus dibombardir oleh para pemain CLS sepanjang kuarter ketiga. Skor 91-25 menjadi penanda berakhirnya kuarter ketiga.
 
CLS akhirnya menembus angka 100 di kuarter keempat setelah Katon berhasil melakukan tembakan tiga angka akurat. Sementara, Pacific tampil lebih baik di kuarter penutup ini, sehingga mampu mencetak 20 poin. Bahkan, shooting guard Pacific, Indra Muhammad mempertontonkan two handed dunk di kuarter penutup ini. Di sisi lain, CLS menambah 25 poin sebelum mengakhiri laga dengan kemenangan 116-45.
 
Data statistik lainnya juga menggambarkan dominasi CLS di game ini. 84 field goal atempts dilakukan oleh CLS, bersama dengan 35 assists dan 16 steals.
 
“Kami hanya bermain sesuai dengan level permainan CLS. Mau melawan tim mana pun, kami bermain seperti ini, dan tidak meremehkan siapaun lawannya,” ujar Wahyu Widayat Jati, Head Coach CLS.
 
“Kami belum bisa belajar dari kekalahan sebelumnya. Dari posisi di klasemen pun kami terpaut jauh dari lawan,” ungkap kapten tim Pacific, Reiner Hutasoit.
 
Selanjutnya, CLS akan bentrok dengan Bimasakti Nikko Steel Malang, Kamis (28/04/2016). Keesokan harinya, Jumat (29/04/2016) Pacific berhadapan dengan M88 Aspac Jakarta. (ivn/IBL)
 
Photo: HP/IBL

Related

Timnas putra basket mulai berlatih di Lithuania

Sepulang dari Lithuania, Wahyu akan menentukan 12 pemain yang akan dibawa ke SEA Games Malaysia nanti.
[more]

Timnas Putra Tunda Keberangkatan ke Lithuania

Timnas akan membawa 13 pemain ke Lithuania
[more]

Pacific Ditinggal Reiner

Pacific belum memilih pemain-pemain baru untuk bergabung dalam skuat mereka musim depan
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge