BSB Hangtuah paksa Satria Muda mainkan gim ke 3 semifinal IBL Pertalite divisi merah

BSB Hangtuah tak gentar bermain di kandang lawan. Mereka menundukkan Satria Muda Pertamina 69-60 dalam laga kedua semifinal IBL Pertalite 2017/2018 di Britama Arena Kelapa Gading Jakarta, Sabtu (24/3).

Hasil ini membuat pemenang semifinal harus ditentukan lewat gim ketiga di tempat sama, Minggu (25/3).

"Anak anak mau bermain untuk menang. Kami bermain sebagai tim. Menghadapi Satria Muda tak bisa mengandalkan skill individu," kata pelatih Hangtuah, Andika Saputra.

"Kerjasama kami baik hari ini. Besok kami tetap ingin menang," kata pemain muda Hangtuah, Stevan Wilfredo Neno.

Nashon George mencetak double double dengan 31 angka dan 15 rebound. Keenan Palmore membuat 13 angka dan 14 rebound.

"George dan Palmore hari ini luar biasa mereka sangat berperan dan mengangkat tim," kata Andika.

Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh mengakui pasukannya kurang bermain sebagai tim. "Ada beberapa momentum hilang. Kami akan pelajari gim hari ini untuk pertandingan besok," ujar Youbel.

"Besok adalah gim do or die. Kami tak mau berhenti di semifinal. Besok kami harus menang," tegas Hardianus.

Dior Lowhorn mencetak double double dengan 23 angka dan 15 rebound. Jamarr Johnson mencetak 11 angka dan 10 rebound.

Saksikan laga penentu yang pasti seru.

<iframe frameborder="0" width="100%" height="220px" src=" http://www.fiba.basketball/lsheader/index.html#208014 " scrolling="no" border="0" ></iframe>

Related

Sandiaga Uno Apresiasi Prestasi Satria Muda Pertamina

"Satria Muda hadir di Balai Kota untuk menginspirasi setiap insan di ibukota dan seluruh aparat di Pemprov untuk memiliki semangat juara. Karena dengan semangat juara ini, Jakarta bisa maju. Dan kita bisa saling memberikan penghormatan kepada insan berprestasi.
[more]

Tim Nasional Basket Putra berlaga di Thailand

“Kami akan pilih 10 pemain untuk berangkat ke Thailand. Dua pemain lain adalah pemain asing yang memang diperbolehkan memperkuat klub dalam kejuaraan ini,” ujarnya.
[more]

Dodo Berpikir Untuk Mundur

“Usia saya sudah 32 tahun, tak lagi muda. Harus mulai berpikir dan memilih jalan di luar lapangan basket. Bola basket akan tetap menjadi cinta saya,” katanya.
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge