Aspac Tutup Perjalanan Pacific Caesar di IBL 2016

M88 Aspac Jakarta kembali mendulang kemenangan di seri VI Indonesian Basketball League (IBL) 2016. Bertanding di GOR Kertajaya, Surabaya, Jumat (29/04/2016), Aspac sukses mengalahkan Pacific Caesar Surabaya, dengan skor akhir 63-35.
 
Oki Wira Sanjaya memimpin daftar perolehan angka Aspac, dengan 12 poin, diikuti Mario Gerungan dengan 10 poin. Sementara, Reiner Hutasoit membukukan delapan poin bagi Pacific.
Tak disangka, Aspac cukup kesulitan meladeni permainan Pacific di kuarter pertama. Aspac bermain cukup lambat di kuarter pembuka ini. Bahkan, jumlah tembakan yang dihasilkan oleh tim asal Jakarta lebih sedikit dibandingkan dengan sang lawan. Alhasil, Aspac hanya unggul tipis 11-9 pada akhir kuarter pertama.
 
Aspac mulai melebarkan keunggulannya di kuarter kedua. Handri Santosa, yang berstatus sebagai bench player Aspac, menunjukkan ketajamannya dengan torehan tujuh poin. Aspac memimpin 25-17 sebelum memasuki jeda half time.
 
Sekembalinya dari half time, Aspac tampil semakin mendominasi. Paint area lawan menjadi lumbung poin Aspac di kuarter ketiga. Sementara, performa Pacific belum meningkat secara tajam. Keunggulan Aspac pun bertambah menjadi 43-29 pada akhir kuarter ketiga. 
 
Performa Aspac terus meningkat di kuarter keempat. Hal itu juga didukung dengan banyaknya turnovers yang dilakukan oleh para pemain lawan. Tembakan tiga angka Aspac yang sempat off di kuarter sebelumnya, akhirnya kembali hidup di kuarter terakhir ini. Tambahan 20 poin di kuarter ini, akhirnya menyempurnakan kemenangan Aspac dengan skor 63-35.
 
Pada pertandingan ini, Aspac tampil mendominasi di paint area lawan. Skuad polesan Coach Jugianto Kuntardjo itu berhasil membuat 34 points in the paint. Hal ini berbanding terbalik dengan Pacific, yang hanya mencetak enam poin dari paint area lawan. Aspac juga unggul dalam jumlah rebound.
 
“Di pertandingan ini, kami memang lebih menekankan kepada defense karena pada beberapa laga terakhir defense kami agak bermasalah. Untuk di pertandingan ini, kami melakukan start dengan lambat. Tapi, untungnya setelah half time kami bisa menaikkan tempo permainan,” kata Asisten Pelatih Aspac, Antonius Joko Endratmo.
 
“Duel melawan Satria Muda tetap menjadi pertandingan yang penting untuk kami. Meski sudah tidak terpengaruh terhadap peringkat di klasemen, duel ini akan tetap bergengsi. Jadi, kami akan belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya, untuk bisa menampilkan permainan terbaik melawan Satria Muda,” tambah Joko.
 
“Defense kami lebih baik pada hari ini. Di dua kuarter pertama kami sempat kesulitan, mungkin karena kelelahan setelah menjalani pertandingan berat kemarin. Untuk melawan Satria Muda, kami akan berusaha bermain sebaik mungkin karena itu menjadi pertandingan terakhir kami di musim reguler,” ungkap shooting guard Aspac, Handri Santosa.
 
“Kondisi Aspac di beberapa pertandingan terakhir memang sedang menurun, jadi saya tekankan kepada anak-anak untuk bisa menampilkan permainan yang lebih baik di game ini. Di pertandingan ini, para pemain sudah bisa menekan kesalahan sendiri dan juga second chance lawan. Para bigman kami sering out position, sehingga Aspac bisa tampil mendominasi di paint area,” ujar Hari Suharsono, Asisten Pelatih Pacific. 
 
Ini menjadi pertandingan terakhir bagi Pacific di musim regular ini. Tim Surabaya tersebut finish di peringkat terakhir dengan hanya mengantongi satu kemenangan dari 33 laga yang dijalani. Sementara, Aspac di peringkat ketiga dengan koleksi 57 poin. Hari Minggu (01/05/2016), Aspac akan melakoni pertandingan terakhirnya di musim reguler melawan Satria Muda Pertamina Jakarta. (ivn/IBL)
 
Photo: HP/IBL

Related

Bong Ingin Padukan Dom dan Nate dengan Pola Stapac

"Dom dan Nate pemain bagus secara individual , namun mereka belum beradaptasi dengan pola permainan kami," kata Bong.
[more]

Stapac Peringkat Ketiga

Stapac akhirnya menempati peringkat ketiga dalam turnamen Piala Perbasi 2017 setelah menundukkan Hangtuah Sumsel 74-72 di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading Jakarta, Jumat (10/11).
[more]

Menangkan Duel Klasik, Satria Muda Melangkah ke Final Perbasi Cup

Satria Muda Pertamina melangkah ke final Piala Perbasi setelah mengalahkan Stapac di babak semifinal 86-79, Kamis (9/11) di Britama Arena Mahaka Square, Jakarta.
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge